
JAKARTA (Suara Karya): Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas dan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen dan Ilmu Komputer (STIMIK) Perbanas melebur diri dan berganti nama menjadi Asian Banking and Finance Institute (ABFI) Perbanas. Hal itu dilatarbelakangi oleh kian dinamisnya industri perbankan dan keuangan serta tingginya permintaan dari industri terhadap lulusan yang berkualitas.
Terpilih sebagai Ketua ABFI Perbanas, Cyrillus Harinowo - doktor bidang moneter dan ekonomi internasional dari Vanderbilt University, Nashville, Tennese, Amerika. Harinowo sebelumnya pernah menjabat Alternate Executive Director International Monetary Fund (IMF) dan puluhan tahun berkarier di Bank Indonesia.
"Dengan penggunaan nama Asian, diharapkan ABFI Perbanas bisa menjadi perguruan tinggi yang mengglobal dengan kualitas lulusan berstandar internasional," kata Pjs Ketua STIE Perbanas, Dradjad B Prasetyo, dalam penjelasannya kepada wartawan, di Jakarta, Senin (13/11). Dradjad menegaskan, perubahan STIE Perbanas menjadi ABFI Perbanas tidak sekadar ganti nama. Beberapa mata kuliah akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di industri perbankan dan keuangan, sehingga lulusan ABFI nantinya dapat langsung terpakai di industri perbankan dan keuangan, seperti perbankan, asuransi, perusahaan tbk dan pasar modal, tidak saja di tingkat lokal, tetapi juga tingkat regional. "ABFI Perbanas diharapkan bisa menjadi pusat studi dan penelitian masalah perbankan dan keuangan kawasan ini," kata Dradjad seraya menambahkan peresmian nama ABFI Perbanas akan dilakukan hari ini (Selasa, 14/11) oleh Ketua Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) Sigit Pramono. (Tri Wahyuni)
"Dengan penggunaan nama Asian, diharapkan ABFI Perbanas bisa menjadi perguruan tinggi yang mengglobal dengan kualitas lulusan berstandar internasional," kata Pjs Ketua STIE Perbanas, Dradjad B Prasetyo, dalam penjelasannya kepada wartawan, di Jakarta, Senin (13/11).
Source : http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=159940